Name:

justum ac tenacem

Monday, September 25, 2006

Wine untuk makan malam

Anda mempunyai janji makan malam dengan seorang ce ,dan anda tentu susah mempersiapkan segala susuatunya,dari tempat ,waktu ataupun pakaian anda.Restorant yang di janjikan telah menyediakan smua dan anda merasa beruntung bersama Dia saat itu. Yang anda lakukan tentunya hanya tingal memilih, ja memilih apa yang Tersedia di buku menu. Dalam memilih makanan mungkin tidak menjadi soal dan tentunya dalam suasana yang serba spesial ini anda jg akan memadukan dengan minuman yang berkelas jg, dalam hal ini wine..

Bila anda merasa “pusing” mendengar kata wine karena harus memilihnya ,maka itu adalah kesalahan besar pertama anda .dikarenakan rasa takut “salah”anda tidak mendasar dalam hal memilih wine.. wine adalah seni, dan seni tidak pernah salah. Cara mengharmonikan nya pun menurut hak si empunya acara. Mungkin hanya ada sedikit tips yang harus di perhatikan.

1.wine yang mengandung banyak co2(champagner, schaumwine atau cava)

wine jenis ini sangat cocok untuk makanan pembuka. Karena kehadiran co2 akan meningkatkan aperativ anda.

2.wine yang mudah sebelum komlplex.

Pada prisipnya , supaya wine yang komplex tidak menutupi rasa wine yang mudah.

Mudah dalam arti rasanya tidak terlalu campur aduk, contoh wine putih lebih dulu disajikan baru wine merah.jadi pada umumnya makanan pembuka dihidangkan dengan wine putih ,karena biasanya wine putih tidak sekomplek wine merah. Semakin gurih rasa makanan anda semakin kompleks wine penandingnya ,sebab wine harus dapat menemani

Sebagai pemikat rasa.

3.wine yang kering seblm yang manis.

Jika anda minum wine berasa manis dan di lanjutkan dengan yang berasa kering maka rasa kering tadi berubah menjadi asam dan itu akan merusak nilai sebenarnya.

Oleh karena itu dianjurkan wine yang komplek pada menu utama, dan wine yang manis pada penutup.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home